Kamis , 25 Juni 2026
Breaking News
Seekor ubur-ubur.

Hewan kecil dengan senjata mematikan

Tawon raksasa Jepang.
Tawon raksasa Jepang.

Tawon raksasa Asia adalah serangga penyengat terbesar di dunia. Hewan ini kerap disebut “tawon neraka”.

Di Jepang, 30-50 orang tewas setiap tahunnya karena sengatan tawon, yang merusak daging. Di Ankang, Cina, pada 2013, sebanyak 41 orang meninggal dunia karena tawon dalam tiga bulan.

Dengan informasi ini, tampak bahwa jumlah kematian karena sengatan tawon lebih besar dari spesies lain. Namun, bisa disebut anggapan ini tidak adil karena jumlah kematian karena kalajengking atau bahkan ubur-ubur kerap tidak terdata.

Namun, pada dasarnya penyengat paling mematikan ternyata adalah hewan yang selalu ‘berdampingan’ dengan kita. Schmidt menyebut hewan yang paling berisiko menyelakai manusia adalah : lebah madu.

Banyak orang di Eropa dan Amerika Utara mengenalnya sebagai lebah madu Eropa (A. mellifera), sementara orang di Asia lebih mengenal lebah madu raksasa (A. dorsata). Keduanya memiliki bisa berbahaya.

Bagi kebanyakan orang, sengatan seekor lebah hanya membuat kesakitan dan bengkak di satu bagian tubuh saja. Namun, sebenarnya, ketika seekor lebah menyengat Anda, lebah itu mengeluarkan alarm pheromone yang memanggil rekan-rekannya untuk ikut menyengat.

Tapi tetap saja, perlu banyak sengatan lebah hingga seorang bisa terbunuh. Schmidt mengungkapkan “seseorang tidak akan dalam kondisi serius jika disengat kurang dari 500 lebah.”

Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang bisa membuat lebah madu menjadi penyengat paling mematikan, khususnya karena sejumlah lebah amatlah agresif.

Lebah liar Afrika kerap menyerang predatornya beramai-ramai. Pada abad ke-20 hewan ini dibawa ke Amerika Selatan, dan sejak saat itu terus terbang hingga ke Amerika Utara. Di Amerika utara, lebah ini pun dikenal sebagai lebah pembunuh.

Lebah pembunuh telah menewaskan ratusan orang selama beberapa dekade terakhir. Meskipun begitu, hewan ini hanya akan menyerang jika Anda dinilai mengancam mereka. Jadi, tinggalkan mereka dan Anda akan baik-baik saja.

Satu sengatan lebah bisa saja fatal jika kita ternyata alergi terhadap sengatan itu.

Kondisi Anaphylaxis terjadi ketika sistem imun seseorang bereaksi berlebih terhadap penyebab alergi (misalnya bisa), yang kemudian memicu pembengkakan secara cepat, kerusakan daging dan kesulitan bernafas.

Reaksi yang sangat ekstrem, yang dikenal sebagai kejutan anaphylactic, bisa menyebabkan seseorang sesak nafas akut. Apalagi jika orang itu menderita asthma. Sengatan semut, tawon dan ubur-ubur bisa menimbulkan reaksi itu. Namun, sengatan lebah yang paling sering terdata menyebabkan ini.

Untungnya, anaphylaxis bukanlah hal yang umum terjadi. Di Inggris, kurang dari tiga orang meninggal dunia karena disengat lebah, sementara di Amerika jumlahnya sekitar 55 korban tewas.

Tapi tetap saja, jika berbicara soal sengatan, hewan apapun bisa saja membunuh kita.

loading...

Lihat Juga

6 Manfaat Sehat Jadikan Kucing Hewan Peliharaan

Kucing cukup lama dikenal sebagai hewan yang banyak dipelihara manusia. Tak hanya sekadar lucu dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sahifa Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.