Selasa , 20 Oktober 2020
Breaking News
Beranda / Olah Raga / Umum / Judoka Mesir yang Tolak Jabat Tangan Atlet Israel Akhirnya Dipulangkan

Judoka Mesir yang Tolak Jabat Tangan Atlet Israel Akhirnya Dipulangkan

Judoka Mesir yang menolak berjabat tangan dengan atlet Israel akhirnya dipulangkan.
Islam El Shehaby dipulangkan karena tak mau menjabat uluran tangan judoka Isral, Or Sasson yang mengalahkannya.
Dia dikirim pulang oleh negaranya setelah IOC (Komite Olimpiade Internasional) menegur tindakannya yang tidak sportif.
El Shehaby beralasan, jabat tangan tidak diwajibkan dalam aturan judo.
Namun, IOC menilai tindakannya itu bertentangan dengan fair play dan semangat olimpiade.
“Presiden Komite Olimpiade Nasional mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka menghormati semua atlet dan semua bangsa di Olimpiade,” kata IOC dalam sebuah pernyataan.
Setelah Sasson mengalahkan El Shehaby dan keduanya berdiri di depan wasit, atlet Mesir itu mundur ketika Sasson membungkuk dan mendekatinya untuk berjabat tangan.

Ketika dipanggil kembali oleh wasit untuk membungkuk, El Shehaby mengangguk cepat sebelum berjalan meninggalkan arena di tengah ejekan dari kerumunan penonton.

“Komisi Disiplin (DC) menganggap bahwa perilakunya pada akhir kompetisi bertentangan dengan aturan fair play dan bertentangan dengan semangat persahabatan yang terkandung dalam Nilai Olimpiade,” kata IOC.

“DC mengeluarkan teguran berat bagi perilaku yang tidak pantas untuk atlet.”

“Sebagai teguran keras, DC telah meminta Komite Olimpiade Mesir untuk memastikan di masa depan bahwa semua atlet mereka menerima pendidikan yang layak mengenai Nilai Olimpiade sebelum datang ke Olimpiade.”

El Shehaby (32), dilaporkan telah ditekan oleh fans di media sosial untuk tidak muncul dalam pertandingan melawan Israel, karena akan memalukan Islam.

Ini bukan pertama kalinya atlet dari negara-negara Arab atau Iran menolak untuk bersaing dengan atlet Israel di Olimpiade atau kompetisi internasional lainnya.

Pada Olimpiade Athena 2004 lalu, juara dunia Iran Arash Mirasmaeili menolak untuk melawan judoka Israel Ehud Vaks, namun ia mendapatkan pujian saat kembali ke negaranya.

“Menjabat tangan lawan Anda bukan merupakan kewajiban tertulis dalam aturan judo. Ini terjadi di antara teman dan dia bukan teman saya,” kata El Shehaby setelah pertandingan itu.

“Saya tidak punya masalah dengan orang-orang Yahudi atau agama atau berbeda keyakinan lain. Tapi untuk alasan pribadi, Anda tidak bisa meminta saya untuk menjabat tangan siapa pun dari negara ini, terutama di depan (orang) seluruh dunia.”

loading...

Lihat Juga

Safari Ramadan Besama Amsakar Ahmad wakil walikota Batam.

Batam 28 mei 2017 Wakil walikota Batam Amshakar ahmad dipuasa Ramadhan kedua bersilaturahmi bersama masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *